Mencari Sosok Imam Masjid Ideal

Mencari Sosok Imam Masjid Ideal

Sejak hadirnya Islam telah banyak sekali terlahir sosok Imam yang ideal, contoh utamanya adalah sosok Baginda Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam. Seperti yang kita tahu beliau adalah sosok Imam bagi keluarga, Imam dalam masyarakat,Imam perang, Imam bangsa Arab dan tentunya Imam masjid dalam sholat berjamaah.

Keidealan beliau sebagai seorang Imam tidak terlepas dari sikapnya yang terpuji, penyayang, pemaaf bahkan tidak sungkan untuk meminta maaf jikalau pun ada kekhilafan beliau yang dilakukan, itu sama sekali tidak disengaja.

Disamping itu Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam juga memiliki keteguhan hati yang tidak diragukan lagi kehebatannya. Manakala pada masa jahiliyah Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bertahun-tahun hidup di antara kaum jahiliyah namun tetap istiqomah dalam kebaikan. Kefasihan Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam dalam mengajarkan kebaikan kepada siapapun bahkan kepada orang-orang kafir yang membencinya.

Namun tidak sedikit dari orangorang kafir tersebut malah memeluk Islam hanya karena berbicara dengan beliau. Bagi mereka kesantunan Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan kesempurnaan akhlak dari agama yang didakwahkannya.

Menurut saya, bangsa ini memerlukan sesosok pemimpin seperti Umar Bin Khatab, dimana ketika kemunkaran terjadi tanpa pandang bulu langsung turun tangan untuk menghentikannya. Baik dengan cara yang santun namun tegas maupun dengan cara keras namun masih memiliki batas. Karena sejatinya terkadang harus ada pihak-pihak yang seperti itu, dengan lantang dan tegas mengatakan yang haqitu haq dan bathil itu bathil

Kalau tidak, bisa jadi umat ini akan semakin diinjak-injak martabatnya. Oleh sebab itu untuk mewujudkan Imam yang ideal sudah menjadi kewajiban bersama di negeri ini. Dengan mensinergikan peranan bukan saling menjatuhkan. Memaksimalkan potensi bukan membatasi diri, karena hakekatnya suatu bangsa yang maju dilihat dari kepiwaian pemimpinnya mengarahkan yang dipimpinnya.

Kita semua dapat saling bekerja sama demi tercetaknya generasi pemimpin-pemimpin atau Imam-Imam ideal yang cakap dalam membimbing umat. Hal tersebut dapat dilakukan baik melalui lembaga formal, seperti  lembaga pendidikan yang diakui pemerintah seperti STIDKI Ar Rahmah sebagai upaya untuk mencetak Imam masjid yang ideal dalam peradaban modern yang harus mempuyai keahlian dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat berdasarkan keilmuan berasaskan Al qur’an dan hadits.

Selain melalui lembaga formal, pendidikan informal juga diperlukan seperti halnya pendidikan orang tua, kajiankajian Islam yang diadakan, hingga peranan lingkungan yang Islami dan sesuai syariah.(Aceng Salim Sholahuddin, Mahasiswa STIDKI Ar Rahmah)

Leave a comment


Masukan kode ini .... disini: Reload Kode

0 Comments

Artikel Terbaru

Mewaspadai Niat Buruk

Bismillah... Alhamdulillah was-sholaatu was-salaamu  ‘&r...Selengkapnya

Kebebasan Memilih

(Oleh: KH. Ahmad Mudhofar Jufri)   Sebuah ilustrasi ringan dan...Selengkapnya

KEBERSAMAAN YG TAK AKAN BERLALU

Oleh : KH. M. Sholeh Drehem, Lc   Bismillah.. La...Selengkapnya

Berita Terbaru

Seleksi Nasional PMB Dimulai di Jakarta dan Lombok

Sebagai tindak lanjut dari berakhirnya proses pendaftaran mahasiswa baru (PMB) STIDKI Ar-Rahmah T...Selengkapnya

Musabaqah Thullabiyah Marakkan Isra Miraj STIDKI Ar-Rahmah

 “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil ...Selengkapnya

Majukan Masjid dengan Perbanyak Silaturrahim

Alhamdulillah..., Workshop Nasional Manajemen Masjid di hotel Shangri-La Surabaya Minggu kemarin ...Selengkapnya