STIDKI Gelar Seminar Manajemen Masjid  di Era Milenial 9 Pebruari

STIDKI Gelar Seminar Manajemen Masjid di Era Milenial 9 Pebruari

Indonesia dengan jumlah pemeluk Islam terbesar di dunia dan memiliki jumlah masjid yang terbesar pula, adalah sesuatu yang patut disyukuri. Apalagi sebagian besar sumber dana pembangunan dan pengelolaannya berasal dari swadaya umat, bukti bahwa umat memiliki potensi dan sumberdaya yang layak untuk dikembangkan. Di masjidlah kaum muslimin beribadah, belajar ilmu, bersilaturahmi dan berinteraksi sosial, saling memberi kepedulian, kedamaian dan kebaikan serta memperbincangkan dan mencarikan solusi terhadap beragam masalah kontemporer baik sosial ekonomi, budaya dan lain sebagainya.

Kita semua merindukan hadirnya kembali suasana kehidupan yang lebih berkah, dari dimulainya kesadaran diri dan pemberdayaan umat melalui optimalisasi peran dan fungsi masjid sebagaimana yang pernah dibuktikan oleh generasi awal umat ini.

Sebab fakta historis menegaskan bahwa masjid memang bukan sekadar simbol, tetapi memiliki nilai dan peran strategis dan substantif dalam menunjang keberhasilan pembinaan umat Islam menuju kehidupan yang berkeberkahan. “Kegagalan” dalam pembinaan umat yang dirasakan dewasa ini salah satunya disebabkan oleh belum optimalnya fungsi dan peran masjid sebagaimana mestinya, sehingga menjadi bagian dari PR besar bersama dalam merekontruksi kembali kejayaan umat di masa yang akan datang.

Sebagai kampus pertama pencetak manajer masjid profesional, Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar-Rahmah Surabaya berencana menggelar even nasional kemasjidan bertajuk Seminar Nasional Kiat Sukses Manajemen Masjid di Era Milenial, pada 9 Pebruari mendatang di Hotel Greensa Inn Sidoarjo

Kegiatan ini juga sejalan dengan sasaran dakwah kampus. Di samping Qur’an dan Dakwah, salah satu tujuan utama berdirinya STIDKI Ar-Rahmah adalah Masjid, yang dalam hal ini konsentrasi pada pembenahan kualitas manajemen dan imam masjid.

Acara yang terselenggara berkat kerjasama STIDKI Ar Rahmah dan LAZNAS Nurul Hayat.tersebut akan menghadirkan pembicara berkompeten di bidangnya. Opening speech akan disampaikan KH Muhammad Shaleh Drehem, LC yang menjabat selaku Ketua Dewan Pembina STIDKI Ar-Rahmah sekaligus Ketua Ikadi Jatim.

Materi pertama tentang manajemen masjid yang mambumi dan profesional akan disampaikan oleh Ustadz Muhammad Jazir ASP, Ketua Dewan Syuro masjid Jogokariyan Jogjakarta yang telah lama dikenal sebagai pakar pemakmuran masjid. 

Pemateri berikutnya, Prof Dr Moh Ali Aziz, MAg. Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya yang juga dikenal sebagai dai internasional itu akan menyampaikan materi tentang 'Inspirasi Manajemen Masjid Manca Negara'.  Kemudian Ustadz Bambang Heri Latief SE, Direktur Eksekutif LAZNAS Nurul Hayat menyampaikan meteri tentang 'Strategi Fundrising Masjid' . (*)

Leave a comment


Masukan kode ini .... disini: Reload Kode

0 Comments

Artikel Terbaru

Masjidku, Rumah Keduaku

Bismillah... Alhamdulillah was-sgolasti was-salaamu ‘ala Rasulillah SAW wa aalihi wa...Selengkapnya

Tinggalkan Keraguan

(Oleh: Ust. Ahmad Habibul Muiz) Dari Abu Muhammad Al-Hasan bi...Selengkapnya

Berlindung dari Segala Keburukan

(Oleh: Ustadz Ahmad Mudzoffar Jufri, MA) Firman Allah SWT: Katakanlah: Aku berlindu...Selengkapnya

Berita Terbaru

Ikuti Pembinaan Wasbang di Korem 084 BJ Sidoarjo

Sungguh besar harapan STIDKI Ar-Rahmah Surabaya agar para mahasiswa barunya benar-benar telah sia...Selengkapnya

Jalin Sinergitas dengan Griya Quran dan Suara Muslim Network

Kembali STIDKI Ar-Rahmah Surabaya menjalin sinergi dengan pihak ketiga dalam rangka peningkatan k...Selengkapnya

Orientasi Maba Sebelum Kuliah

Serangkaian acara penyambutan mahasiswa baru STIDKI Ar-Rahmah tahun akademik 2018/2019 masih teru...Selengkapnya