Motivasi Semangat Menghafal Bersama Naja

Motivasi Semangat Menghafal Bersama Naja

Suasana Masjid Ar-Rahmah Jl. Teluk Buli Surabaya, Senin (24 Juni) pagi kemarin lain dari biasanya. Sebanyak 300-an jamaah, memadati ruang tengah masjid. Mereka, mahasiswa STIDKI Ar-Rahmah dan  peserta umum yang sebagian besar orang tua, dengan hikmad mengikuti Kajian Spesial “60 Menit Lebih Dekat dengan Naja” yang diselenggarakan BEM STIDKI Ar-Rahmah.

Naja adalah panggilan popular hafidz cilik berusia 9 tahun, Muhammad Naja Hudia Afifurrohman asal Mataram yang menderita kelumpuhan otak (cerebral palsy), yang baru-baru viral ketika mengikuti ajang Hafiz Indonesia 2019 yang merupakan program di salah satu stasiun televisi nasional.

Dengan keterbatasan fisik seperti itu dengan kemampuan menghafal Al Qur’an yang luar biasa, peserta talkshow di Masjid Ar-Rahmah itu pun terkesima dengan kemampuan Naja. Acara dibuka oleh Ketua STIDKI Ar-Rahmah Ust. Mudzoffar Jufri. Tak lupa juga Koordinator Tahfihz STIDKI, Ust Anfaul Ulum, berkesempatan hadir dalam acara yang terbuka untuk umum ini.

Kajian spesial talkshow bertemu “Memupuk Semangat Menghafal Al Qur’an bersama Naja”  ini merupakan bagian dari agenda rutin bulanan BEM STIDKI Ar-Rahmah, yang lebih akrab disebut sebagai Mimpi (Mimbar Inspirasi). “Dengan menghadirkan Naja ini, kami berharap bisa membakar lagi semangat Mahasiswa STIDKI untuk kembali menghafal dan murojaah lagi. Dan bagi para orang tua semoga bisa memotivasi mereka tentang bagaimana mendidik generasi Qur'ani,” demikian diutarakan Try Ma'rifan Najib, Presiden BEM STIDKI Ar-Rahmah.

Alhamdulillah, selama kurang lebih sejam, talkshow interaktif tersebut berjalan lancar dan mengesankan, baik bagi mahasiswa maupun para orang tua. “Luar biasa, sangat menginspirasi, memotivasi dan menjadi bahan introspeksi diri serta meningkatkan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah kepada diri,” demikian kesan Ikhsan, mahasiswa STIDKI semester 7 seusai mengikuti talkshow tersebut.

Sebagaimana diketahui, Muhammad Naja Hudia Afifurrahman sempat viral di media sosial, karena dia anak yang mampu menghafal Al-Quran 30 Juz dengan tata letak halaman, ayat dan surat. Naja dari sejak kecil sudah divonis otaknya mengalami kelumpuhan akan tetapi mempunyai kemampuan pengahafalan yang sangat kuat bisa mengalahkan orang-orang yang ber IQ tinggi.

Sang bunda Dahlia Andayani menuturkan, mempersiapkan Naja menjadi seorang hafiz, sejak masih dalam kandungan. Saat masih dalam kandungan telah memperkenalkan Naja dengan Al Qur’an melalui lantunan ayat-ayat Al Quran yang diputarnya melalui HP. Ibu Naja pun sering mengundang anak yatim, maupun para santri untuk membaca Al Qur’an secara berjamaah, dan selalu menaruh air minum yang kemudian diminum dengan harapan Naja sehat dalam kandungan,

Pada saat kelahiran, Naja lahir dalam kondisi prematur, sehingga harus dirawat secara intensif di ruang anak. Selama dirawat diruangan khusus, ibunya tetap memperdengarkan Naja ayat-ayat Alquran di tempat tidurnya Naja di ruangan inkubator.

Setelah sekian tahun berjalan, dengan sendirinya ayat-ayat Al Qur’an yang didengarkan Naja sejak masih dalam kandungan, atas kehendak Allah SWT, ternyata tersimpan dalam memory kepala Naja.

Naja lahir pada 17 November 2009, dan kini usianya telah memasuki 9 tahun, dan sudah duduk di kelas 3 sekolah Lentera Hati Islamic Boarding School (LHIBS), salah satu sekolah inklusi yang mau menerima kondisi Naja. Sebelumnya Naja sempat mendaftar di beberapa sekolah di Mataram, namun ditolak karena adianggap Naja memiliki kelainan. (*)

Leave a comment


Masukan kode ini .... disini: Reload Kode

0 Comments

Artikel Terbaru

Ahli Apakah Kita

(Oleh: KH. Ahmad Mudhofar Jufri) Baginda Sayyiduna Nabiyullah...Selengkapnya

Menuju Keberkahan Hidup

Oleh : KH. Muhammad Sholeh Drehem, Lc. M.Ag. Indikator dari berkahnya kehidupa...Selengkapnya

Antara Ikhlas dan Pahala

Oleh: KH. Muhammad Sholeh Drehem, Lc   Bismillah.. ...Selengkapnya

Berita Terbaru

2 Mahasiswa Raih Juara di MTQ Jatim ke-28

Alhamdulillah… prestasi gemilang kembali diukir mahasiswa STIDKI Ar-Rahmah Surabaya. Prest...Selengkapnya

Turut Berduka Cita atas Wafatnya Bapak Moch. Hasyim,SE

Segenap Civitas Akademika STIDKI AR RAHMAH Surabaya turut berduka cita atas wafatnya  Bapak ...Selengkapnya

Kuliah Umum Hakikat Dakwah Syekh Muhammad Husaini Faraj

Untuk yang kesekian kalinya, STIDKI Ar-Rahmah Surabaya mendatangkan tamu istimewa untuk memberika...Selengkapnya