Rahmat Alvian Presiden Baru BEM STIDKI Ar-Rahmah

Rahmat Alvian Presiden Baru BEM STIDKI Ar-Rahmah

Sebuah pesta demokrasi berlangsung hangat dan penuh khidmat di Aula Pesantren Mahasiswa (Pesma) STIDKI Ar-Rahmah Surabaya, Kamis (19 September) lalu. Seluruh sivitas akademika hadir dan mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir. Dan hari itu sebuah proses regenerasi kepemimpinan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) STIDKI Ar-Rahmahpun menuaikan catatan emas bagi segenap keluarga besar kampus.

Hari itu paslon dengan nomor urut 02 Rahmat Alfian Hidayat dan Muhammad Ikmal Nurman terpilih menakhodai BEM STIDKI Ae-Rahmah untuk periode 2019/2020 ke depan. Keduanya dibantu 52 menteri dan anggota kabinet.

Pelantikan kepengurusan baru BEM tersebut dihadiri seluruh mahasiswa beserta Dewan Asatid dan Musyrif STIDKI Ar-Rahmah. Dipandu pembawa acara Muhammad Nurul Burhanuddin, pelantikan diawali dengan penyerahan jabatan dari Presiden BEM 2018/2019 Tri Ma’rifan Najib, kepada Presiden Baru  Rahmat Alfian Hidayat.

Tri Ma’rifan Najib menyampaikan terimakasih atas kerjasama semua pihak, terutama para mahasiswa, atas keberhasilan beragam program yang selama ini digagas, di antaranya even ‘Workshop Masjid Nasional’ dan ‘Seminar masjid’ yang bekerjasama dengan Masjid Jogokariyan Yogyakarta.

Sementara itu Rahmat Alvian dengan semangat penuh optimis menamakan kabinetnya kali ini dengan Kabinet ‘Kaya Karya’, sebuah kabinet yang akan  mengolah bakat dan kompetensi mahasiswa agar menjadi imam masjid dan pemimpin peradaban masa depan. Ide-ide brilian dan potensi besar para mahasiswa diharapkan bisa mendukung percepatan kemajuan organisasi.

Dengan kabinet tersebut Rahmat Alvian berharap bisa menatakelola organisasi dan menambah kapasitas unit usaha BEM  untuk ‘mengkayakan kas’ organisasi dan berharap bisa mandiri dalam pendanaan kegiatan. Beragam program dan karya juga akan dirancang hingga menjadi aset dan amal jariyah berkelanjutan bagi semuanya.  “Maju kampusnya sejahtera mahasiswanya” , begitu kira-kira slogan Rahmat.

Sementara itu Ketua STIDKI Ar-Rahmah, Ust. Ahmad Mudzoffar Jufri Lc.MA berharap pengurus baru BEM bisa memaksimalkan potensi mahasiswa di samping kompetensi intinya selaku calon imam dan manajer masjid professional. “Hari ini saya melihat wajah-wajah pemimpin masa depan. Jadikan organisasi ini sebagai ajang tarbiyah (pendidikan) dan sarana mengembangkan potensi. Berkaryalah sebanyak-banyaknya,” tandas  Ust. Ahmad Mudzoffar Jufri

Di samping pelantikan BEM baru, dalam acara itu juga dilakukan pelantikan dan serahterima jabatan BLM (Badan Legislatif Mahasiswa) STIDKI Ar-Rahmah, dari ketua lama Aulia Abdillah ke ketua baru Muhammad Syukur Ifansyah. (Hisyam Yahya, Sidiq Ibrahim)

Leave a comment


Masukan kode ini .... disini: Reload Kode

0 Comments

Artikel Terbaru

Strategi Dakwah via Sosial Media

Perkembangan teknologi yang begitu pesat membuat dakwah melalui media sosial nampaknya sudah tida...Selengkapnya

Keutamaan Bersholawat

Oleh : KH. Muhammad Sholeh Drehem, Lc. M.Ag. Apa yang Anda rasakan ketika Anda...Selengkapnya

MAKNA PERSAHABATAN

Oleh : KH. M. Sholeh Drehem, Lc   Bismillah..  ...Selengkapnya

Berita Terbaru

Turut Berduka Cita atas Wafatnya Bapak Moch. Hasyim,SE

Segenap Civitas Akademika STIDKI AR RAHMAH Surabaya turut berduka cita atas wafatnya  Bapak ...Selengkapnya

Kuliah Umum Hakikat Dakwah Syekh Muhammad Husaini Faraj

Untuk yang kesekian kalinya, STIDKI Ar-Rahmah Surabaya mendatangkan tamu istimewa untuk memberika...Selengkapnya

3 Peran Masjid di Era Revolusi Industri 4.0

Di luar rencana, tiba-tiba Rabu (25 September) kemarin keluarga besar STIDKI Ar-Rahmah Surabaya k...Selengkapnya