Kuliah Umum Hakikat Dakwah Syekh Muhammad Husaini Faraj

Kuliah Umum Hakikat Dakwah Syekh Muhammad Husaini Faraj

Untuk yang kesekian kalinya, STIDKI Ar-Rahmah Surabaya mendatangkan tamu istimewa untuk memberikan pencerahan dan wawasan bagi sivitas akademika kampus, utamanya mahasiswa. Baru-baru ini yang berkesempatan memberikan kuliah umum adalah Syekh Muhammad Husaini Faraj. Kedatangan Mab'uts dari universitas Al Azhar yang ditugaskan di PTIQ Jakarta tentu saja disambut penuh khidmat, meskipun penyampaian materi hanya sekitar satu jam.

Dengan pengantar kuliah berbahasa Arab, Syekh Muhammad Husaini Faraj menyampaikan materinya didampingi Puket 1 STIDKI Ar-Rahmah, Ust Fathurahman Masrukhan Lc.MA.  Antusiasme mahasiswa untuk menyimak materi bertema ‘Hakikat Dakwah’ tersebut terlihat dari keseriusan mereka dari awal hingga usai.

"Tidak penting menjadi terkenal bagi seorang da’i, namun yang terpenting sampaikanlah dengan jujur dan ikhlas karena Allah," demikian ditekankan beliau di awal-awal penyampaian materi. Dan salah satu hal yang harus diperhatikan seorang da’i adalah masalah komunikasi. Allah sudah memfasilitasi dengan berbagai bahasa yang ada di dunia ini, namun bahasa yang paling diridhai Allah adalah bahasa Qur'an, bahasa dakwah, dan bahasa ibadah.

Karena itu, tambah Syekh, orang yang tidak memperbaiki kualitas berkomunikasi dalam bahasa Arab, sungguh dia tidak memperbaiki pemahaman ke-Islamannya. Maka senantiasalah berdoa memohon kemudahan berkomunikasi dalam bahasa Qur'an, bahasa dakwah, dan bahasa ibadah.

Beliau juga mengemukakan, bahwa metode belajar bahasa Arab yang terbaik adalah yang murni tanpa ada campuran bahasa lain. Karena itu Syekh juga mengkritik sebagian orang awam (non-Arab) yang salah paham dalam menerjemahkan bahasa Arab dikarenakan tidak menggunakan pemahaman bahasa Arab yang sesungguhnya. "Saya seorang pengajar bahasa Arab, dan saya mengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Quran Jakarta, dan saya sering menemukan banyak kasus seperti itu," tambah beliau.

Di akhir acara, Syekh Muhammad Husaini Faraj pun menyatakan rasa syukur dan senangnya bisa bertatap muka dan berbagi ilmu dengan mahasiswa STIDKI Ar-Rahmah sebagai calon ulama dan dai perubah peradaban ummat di masa mendatang. Beliaupun bangga terhadap kampus STIDKI Ar-Rahmah sebagai satu-satunya kampus yang hadir dalam upaya mencetak imam masjid sekaligus pemimpin peradaban. (Shidiq Ibrahim)

Leave a comment


Masukan kode ini .... disini: Reload Kode

0 Comments

Artikel Terbaru

Strategi Dakwah via Sosial Media

Perkembangan teknologi yang begitu pesat membuat dakwah melalui media sosial nampaknya sudah tida...Selengkapnya

Keutamaan Bersholawat

Oleh : KH. Muhammad Sholeh Drehem, Lc. M.Ag. Apa yang Anda rasakan ketika Anda...Selengkapnya

MAKNA PERSAHABATAN

Oleh : KH. M. Sholeh Drehem, Lc   Bismillah..  ...Selengkapnya

Berita Terbaru

Turut Berduka Cita atas Wafatnya Bapak Moch. Hasyim,SE

Segenap Civitas Akademika STIDKI AR RAHMAH Surabaya turut berduka cita atas wafatnya  Bapak ...Selengkapnya

Kuliah Umum Hakikat Dakwah Syekh Muhammad Husaini Faraj

Untuk yang kesekian kalinya, STIDKI Ar-Rahmah Surabaya mendatangkan tamu istimewa untuk memberika...Selengkapnya

3 Peran Masjid di Era Revolusi Industri 4.0

Di luar rencana, tiba-tiba Rabu (25 September) kemarin keluarga besar STIDKI Ar-Rahmah Surabaya k...Selengkapnya