Peran Multifungsi Mahasiswa Selama Ramadhan

Peran Multifungsi Mahasiswa Selama Ramadhan

Program Bi'tsatul Aimmah (Pendelegasian Imam Taraweh) Mahasiswa STIDKI Hafidz Al Qur'an pada Ramadhan 1442 H, resmi ditutup  Kamis (6 Mei)  kemarin. Setelah berlangsung selama 20 hari di 24 masjid/musholla pada beberapa kota di Jawa Timur, program pengabdian masyarakat yang rutin diselenggarakan setiap Ramadhan itu dinyatakan selesai dan diharapkan bisa benar-benar menempa mahasiswa untuk semangat dan profesional menjadi imam masjid.

“Pengiriman imam taraweh ini merupakan program pengabdian masyarakat yang sesuai dengan visi-misi STIDKI Ar-Rahmah. Dijalankan dengan semangat dan profesionalitas, amal sholeh dengan selalu menjaga niat penuh keikhlasan,” demikian diutarakan Ustadz Ahmad Habibul Muiz, Lc.,M.Sos., Wakil Ketua 2 STIDKI Ar-Rahmah Surabaya dalam penutupan yang berlangsung secara daring dan diikuti seluruh peserta program Bi'tsatul Aimmah. Ditambahkan, agar efektif dan produktif, usaha dan ikhtiar dalam setiap pelaksanaan program haruslah optimal dan harus berlandaskan ilmu pengetahuan.

Sementara itu Ustadz Maymun Shodiq, penanggungjawab Program Bi'tsatul Aimmah 1442 H menyatakan, meski masih berlangsung dalam suasana pandemi Covid-19, pelaksanaan program berjalan sesuai harapan. “Yang pasti melalui program ini diharapkan mahasiswa STIDKI Ar-Rahmah bisa multifungsi pada momen Ramadhan, ya bisa dakwah, ya bisa menjadi imam dengan suara yang bagus, termasuk bisa mengajar anak-anak dan ibu-ibu di lembaga mitra masjid setempat,” tambah Ust. Maymun.

Sebagaimana diketahui, Program Bi'tsatul Aimmah adalah program yang rutin diselenggarakan STIDKI Ar-Rahmah Surabaya setiap tahun selama Ramadhan, sebagai salah satu ikhtiar kampus di bidang pengabdian kepada masyarakat, juga sebagai sarana membangun kerjasama dengan lembaga mitra masjid.

Tahun 1441 H yang lalu program ini ditiadakan mengingat kondisi pandemi yang sedang mewabah. Sedangkan untuk tahun 1442 H ini, karena masih berlangsung dalam masa pandemi, program pendelegasian mahasiswa untuk imam Ramadhan berlangsung terbatas, diikuti hanya mahasiswa yang berasal dari Jatim. Diselenggarakan dari awal hingga akhir Ramadhan, dan tentu saja pelaksanaan  program ini tetap dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Sebelum benar-benar turun lapangan, mahasiswa peserta mengikuti Daurah Imamah (pembekalan imam Ramadhan) yang juga diselenggarakan secara daring. Pemateri daurah Imamah adalah Ust. Fathurrahman Masrukan Lc, MA, M.Ed. menyampaikan materi tentang fiqh imamah dan Ust. Ahmad Habibul Muiz Lc. M.Sos., tentang tazkiyah imamah.

Untuk tahun 1442 H ini lembaga mitra masjid/musholla pendukung program ini adalah Masjid Ukhuwah Islamiyah, Masjid Nurul Iman, Masjid Nurul Huda, Masjid Al Ikhlas Palm Spring, Musholla Baitul Izzah, Masjid Aminah Al Fajr, Masjid Al Fatah Sidoarjo, Masjid Ar Royyan, Masjid Nurul Hayat Surabaya, Masjid Baitul Makmur, Masjid Manarul Islam Bangil, Masjid Nurul Islam, Al Muawwanah Bojonegoro, Masjid Al Muhajirin, Masjid Riyadh Bangil, Mushollah Al Muslimin Kemayoran, Masjid Takhobbar Telkom, Masjid Binaan Nurul Hayat, dan tentu saja Masjid Ar Rahmah Surabaya. (*)

Leave a comment


Masukan kode ini .... disini: Reload Kode

0 Comments

Artikel Terbaru

Ikhlas yang Efektif

Oleh : KH. Muhammad Sholeh Drehem, Lc   Bismillah  ...Selengkapnya

Ini Jalan Dakwah Saya

 (Oleh: KH. Ahmad Mudzoffar Jufri, MA.) Kepada semua tem...Selengkapnya

Ayo Semakin Kuat

Oleh KH. Muhammad Sholeh Drehem, Lc   Bismillah ...Selengkapnya

Berita Terbaru

UAH Dukung Pembangunan Kampus di Trawas

Alhamdulillah… baru-baru ini Ustadz Adi Hidayat Lc, MA.  berkesempatan bersilatu...Selengkapnya

600 Pendaftar Ikuti Seleksi PMB

Hingga ditutup akhir Mei yang baru lalu, jumlah pendaftar dalam sistem Penerimaan Mahasiswa Bar...Selengkapnya

Peran Multifungsi Mahasiswa Selama Ramadhan

Program Bi'tsatul Aimmah (Pendelegasian Imam Taraweh) Mahasiswa STIDKI Hafidz Al Qur'an p...Selengkapnya