Berdasarkan data yang dilansir oleh The Pew Forum on Religion & Public Life (2012), penganut agama Islam di Indonesia sebesar 209,1 juta jiwa atau 87,2 persen dari total penduduk. Jumlah itu merupakan 13,1 persen dari seluruh umat muslim di dunia sehingga Indonesia menjadi negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Namun, di sisi lain, hasil riset Kemenag RI tahun 2011 menunjukkan 89,9 persen dari 800 ribu masjid di Indonesia sepi kegiatan keagamaan. Sepinya aktivitas masjid di tengah besarnya jumlah penduduk muslim tersebut di antaranya disebabkan sebagian besar pengelolaan masjid belum baik, tidak adanya imam masjid yang kompeten, serta keberadaan imam masjid yang tidak mampu menjadi pemimpin dan di luar masjid. Hal ini dikarenakan belum adanya wadah khusus pencetak imam sekaligus manajer masjid yang handal, terutama instutusi formal pendidikan tinggi setingkat S1 (sarjana). Oleh karena itu, sejalan dengan obsesi dan cita-cita pendirinya, STIDKI Ar-Rahmah berdiri pada tahun 2015 melalui SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor 2013 Tahun 2015 dengan cita-cita menjadi perguruan tinggi penghasil imam dan manajer masjid profesional yang unggul di tingkat Asia Pasifik. Cita-cita inilah yang kemudian ditetapkan sebagai Visi STIDKI Ar Rahmah. Tujuan dan rasional dibangunnya visi yang jelas dan fokus ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi STIDKI Ar Rahmah, di antaranya : 1. Membangun uniqueness dan diferensiasi yang kuat bagi STIDKI Ar Rahmah yang baru berdiri ini untuk memperbesar daya tarik maupun kebermanfaatannya di masa mendatang bagi dakwah Islam dan bangsa Indonesia. 2. Menjadi arah dan panduan pengembangan yang jelas bagi seluruh stakeholders STIDKI Ar Rahmah. 3. Menjadi motivasi dan cita-cita bersama pada diri sivitas akademika beserta seluruh stakehoders STIDKI Ar Rahmah sehingga dapat memacu capaian organisasi yang ekspansif.


Hingga hari ini, belum ada wadah khusus pencetak imam sekaligus manajer masjid dan pemimpin masyarakat. Oleh karena itu, STIDKI Ar-Rahmah hadir mencetak imam masjid sekaligus pemimpin peradaban.

  • Sebagai jawaban kebutuhan masyarakat pada kehadiran imam masjid berkualitas, sebagai pelayan masyarakat dan pemimpin dakwah peradaban.
  • Berkomitmen kuat menjadi perguruan tinggi Islam yang profesional, dengan menerapkan sistem manajemen mutu terbaik, sehingga mampu melahirkan lulusan berkualitas berdasar jaminan mutu yang ditentukan.
  • Bertekad terus melakukan pengembangan berkelanjutan sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan memilik daya saing di tingkat global.

Visi

Menjadi Kampus Pencetak Imam dan manajer Masjid pemimpin peradaban yang unggul di tingkat Asia Pasifik.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang fokus dalam mencetak imam dan manajer masjid pemimpin peradaban;
  2. Menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan bersinergi dengan berbagai pihak dalam menguatkan fungsi masjid sebagai poros perbaikan masyarakat;
  3. Membangun manajemen perguruan tinggi yang profesional, akuntabel, dan beroritasikan pada mutu.
  • 1. Berkontribusi dalam pengembangan fungsi masjid sebagai salah salah satu elemen penting dalam pembangunan bangsa dan peradaban ummat;
  • 2. Menghasilkan lulusan imam dan manajer masjid yang hafal Al Qur’an 30 juz serta da’i profesional;
  • 3. Menghasilkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berbasis masjid yang inovatif dan mengarah pada pengembangan ilmu pengetahuan dan riset kemasjidan;
  • 4. Mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional dan berkelanjutan.
  • Full scholarship (bebas biaya hidup dan pendidikan).
  • Holistik-integratif yang menggabungkan antara kurikulum kemenag, kurikulum khas Ar-Rahmah, dan pembinaan kepribadian instensif.
  • Menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar dan komunikasi.
  • Menggunakan Metode pembelajaran meaningfull learning, joyfull learning, dan contextual learning.
  • Bekerja sama dengan masjid-masjid model, LAZ, perguruan tinggi, serta lembaga keilmuan lainnya di dalam dan di luar negeri.
  • Diperkuat oleh tenaga pengajar alumni perguruan tinggi dalam dan luar negeri serta didukung oleh native speaker dari timur tengah.
  • Proses pendidikan mengacu pada ketercapaian mutu dengan pendekatan “Total Quality Management”.